Kamis, 08 Desember 2011

T.O.L (tears of love) part 5

Author POV
Setelah kejadian itu, Han Eun tidak pernah berbicara lagi dan menatap wajah Sung Jin secara langsung. Ia pun tak pernah tertawa bersama Sung Jin sekiranya itu pun lawakan yang sangat bagus hingga orang yang mendengarnya bisa tertawa terbahak-bahak hingga menangis. Tapi Han Eun tahan, karena ia sudah membenci Sung Jin. Dan dari kabar burung kembali, Han Eun mengetahui bahwa Sung Jin dan yeoja chingu barunya sudah tak mempunyai hubungan kembali. Dan menurut kabar burung yang di terima Han Eun bahwa, mereka berpisah karena pihak orang ketiga, dan orang itu adalah Ah Ra. Padahal Han Eun sudah menyetujui hubungan Sung Jin dengan yeoja barunya bukan dengan Ah Ra. Walaupun sebenarnya yeoja chingu Sung Jin yang baru adalah perempuan "preman". Tapi Han Eun lebih menyukai yeoja chingu baru Sung Jin tersebut ketimbang dengan Ah Ra yang bermuka baik, pintar, tapi hanya topeng belaka.




Han Eun POV
Awalnya aku kira setelah dia berbicara di depan teman-temanku akan kembali padaku, itu akan benar-benar terjadi. Tapi nyatanya setelah 1 bulan dari kejadian itu, ia berubah drastis padaku karena dia menyukai yeoja lain. Lalu, aku agak penasaran siapa orangnya. Aku ingin mengetahuinya. Harapanku, semoga yeoja itu lebih baik dariku. Aku terus mencari tahu, siapa yeoja itu. Ternyata Sung Jin mengetahui bahwa aku mencari tahu siapa yeoja yang ia puja-puja saat itu. Dia langsung marah dan menyindir lewat me2day nya kembali. Aku tersentak dan hatiku kembali sakit. Arasseo ! Mungkin ini kesalahanku mencari tahu segala tentang dirinya, padahal aku sudah bukan siapa-siapa dirinya. Dan mulai dari detik itu, aku pun tak mencari tahu siapa yeoja itu dan apa hubungan mereka.


Saat aku benar-benar sudah tak ingin mengetahui tentang hal tersebut, Cho Jin memberitahuku siapa yeoja itu.Selidik-selidik ternyata yeoja itu adalah adik kelas di sekolahku. Dia bernama Min Young. Aku semakin penasaran dengan yeoja itu, lalu aku diam-diam mencari profil Min Young di me2day. Saat ku lihat, dia adalah yeoja yang cantik, lucu, putih kurus , sama kurusnya denganku, hanya saja lebih pendek dariku. Lalu, aku melihat teriakan-teriakannya di me2day. Dan apa yang ku lihat ? Sungguh ironis. Bahasa yang seharusnya tidak dikeluarkan oleh seorang yeoja cantik seperti dia. Kasar frontal, lebih frontal daripada aku. Akhirnya aku mengetahui seperti apa orangnya. Tahu saja yang mana orangnya itu sudah cukup bagiku. Tapi jika dibandingkan dengan Ah Ra yang tidak frontal atau kasar seperti Min Young, aku malah lebih memilih Min Young. Karena itu sifat asli MIn Young yang sebenarnya. Daripada Ah Ra yang sifat baiknya hanya sebagai topeng untuk menutupi sifat singa nya yang terdapat dalam hatinya.


Semakin hari, kelas semakin ribut oleh celotehannya tentang yeoja baru yang ia sukai. Selalu bernyanyi-nyanyi ria di kelas, entah bernyanyi lagu senang, atau sedih. Tapi aku sungguh tak ingin mendengarnya. Rasanya aku ingin menyumpal mulutnya dengan handuk agar dia tak bersuara lagi (>,<). Saat dia berceloteh atau membicarakan Min Young kepada teman-temannya di kelas hingga terdengar oleh telingaku, aku berusaha tak mendengarkannya tapi sebetulnya itu terdengar jelas atau hanya samar-samar. Tapi aku bersikap biasa saja pura-pura tidak mendengarkannya ataupun menganggap bahwa tak ada yang berbicara. Namun bukannya aku semakin lupa dengannya, malah itu menambah rasa rinduku. Aku lebih sering mengingat masa lalu saat awal-awal dia dekat denganku. AKu selalu membayangkan, mungkin kepada Min Young pun sama seperti kepadaku dulu. Semakin menyiksa batinku. Seharusnya, jika ingin bangkit harus jauh-jauh dari objek yang membuat kita jatuh. Tapi tak bisa, setiap hari saja aku harus bertemu dengannya di tambah selalu mendengar suaranya yang tak ingin ku dengar (___ ___"). Sebenarnya, jika ia bernyanyi lagu-lagu gembira atau falling in love, aku ingin menangis. Karena aku tak sanggup melihatnya menyukai yeoja lain. Tapi apa boleh buat, aku harus kuat, harus bisa melepaskannya, melihatnya bahagia dengan yeoja yang ia sukai. Tapi aku tetap tidak bisa. Aku hanya berpura-pura baik-baik saja, berpura-pura tertawa untuk menutupi luka dan menyembuhkan luka. Sejujur-jujurnya, itu sulit dilakukan. Karena kita serasa memakai topeng yang tak ingin ku pakai.

Lalu, suatu hari temanku bertanya padaku.
"Kenapa kau tak mencari yang lain kembali seperti Sung Jin yang sudah menyukai orang lain ? "
"Aku hanya tidak mau. Bukan tidak mau, tapi sebenarnya tidak bisa dengn mudah begitu saja. Aku orangnya tidak mudah jatuh cinta. Mungkin hanya sekedar suka atau fans saja sering. Tapi urusan serius dengan hati, sangat sulit. Lagipula bila aku mencari namja yang lain, seakan-akan aku balas dendam padanya."
"hm baguslah, aku dukung langkahmu"
"sebenarnya tak perlu aku mencari, ada orang-orang yg berusaha mendekatiku. Tapi aku tak tertarik sama sekali. Mungkin Tuhan belum mengijinkan aku bertemu dengan orang yang tepat"

Setelah sekian lama seperti ini, hidup dalam topeng wajah ceria setiap hari, di suatu malam aku menangis di rumah. Aku teringat dia kembali, aku begitu mengeluh mengapa aku seperti ini. Begitu beruntungnya Min Young , yeoja yang di sukai Sung Jin. Baiklah, mungkin di sekolah aku bisa saja membenci Sung Jin dan tak mau melihat wajahnya yang membuat aku ingin muntah (--v), tapi di rumah, aku selalu teringat dengan dirinya.

Esoknya saat di sekolah, aku bercerita-cerita dengan Kim Yeon.
"Oh iya, aku sudah lihat yang mana itu Min Young. Menurutku dia mirip dirimu"
Aku tersentak kaget. Miripkah aku dengan Min Young ?
Saat sampai rumah, aku langsung membuka me2day dan melihat foto-foto Min Young. Cantik, lucu, putih, aku kagum, dan setelah diperhtikan dengan seksama, ya benar. Min Young mirip denganku. Tapi apa maksud Sung Jin menyukai orang yang serupa denganku ??


TBC

Note :
maaf kalo isinya banyak curhatan hate *eaaaaaaaaaaa
maklum cerita ngdadak lagi moodnya aja --v
makasih udah yang mau mampir, semoga ga puas yah buat mampir blog saya yg sangat sangat sederhana ini.
terimakasih, Gamsahamnida ^^

0 komentar:

Posting Komentar